Bagaimana Menjadi Mahasiswa Luar Biasa Di Kampus | Talkshow Mahasiwa Berdaya

Senang banget hari ini di kampus diadakan seminar lagi. Meskipun jadwal seminarnya adalah hari minggu, harinya santai (kata mahasiswa), tapi mungkin ini adalah salah satu cara atau salah satu jalan untuk aku bisa keluar dari zona nyaman, yaitu zona rebahan. Seminar kali ini hanya dihadiri beberapa orang saja, tidak sampai 100. tapi it's okay. Karena tiketnya berbayar, itu tidak menghalangi kemauanku untuk menuntut ilmu dan mencari tahu banyak hal. Khususnya tema yang diangkat hari ini sangat luar biasa.

Tema dari talkshow ini adalah "Menjadi Mahasiswa Luar Biasa Di Kampus". Narasumber dari semianar kali ini adalah 3 orang luar biasa. 

Personal Branding sebagai mahasiswa di era digital

Apa yang dimaksud dari personal branding? Personal branding adalah bagaimana cara kita mempromosikan atau menjelaskan diri kita kepada orang lain. Personal branding juga adalah menciptakan dan mempertahankan nilai dan karakter diri kita terhadap orang lain. Jadi ini adalah ketika kita mampu membangun citra diri, bagaimana kita membangun persepsi orang lain dalam hal yang positif tentang diri kita. Nah membangun citra diri di sini sangat berbeda tentunya dengan pencitraan. Kalau pencitraan itu tidak sesuai dengan diri kita, berbeda dengan aktifitas yang sesungguhnya kita lakukan. 

Lalu bagaimana agar kita mampu membangun personal branding yang baik, khususunya di zaman yang serba digital seperti saat ini.

  1. Mengenal potensi diri. Pertama kita harus lebih mengetahui potensi yang kita miliki. Kita betul-betul tahu diri kita ini siapa sebenarnya. Dengan mengetahui potensi diri, kita akan tahu tujuan-tujuan apa kedepannya yang ingin kita raih. Oleh karena itu, mulai dari sekarang coba cari dan tahu apa potensi diri masing-masing. Mengetahui apa kemampuan kita, kekuatan kita yang mungkin saja belum kita pergunakan dengan baik dan maksimal.
  2. Menetapkan tujuan-tujuan yang ingin digapai. Sekarang era serba digital, era serba internetan. Orang-orang dengan mudah mengakses berbagai macam hal, utamanya hal bersosial media. Nah sosial media ini menjadi sarana yang paling utama dalam membangun personal branding atau citra diri. Tapi tahukah teman-teman, kaalu kebanyakan pemuda zaman sekarang menggunakan sosial medianya sebagai ajang untuk curhat, untuk menyebarkan hoaks, atau hanya sekedar memposting yang kurang bermanfaat. Sebagai generasi muda, seharusnya kita paham dalam memanfaatkan media sosial yang kita miliki. Kita harus tahu tujuan-tujuan mengapa membangun personal branding. Sebelum kita memposting, tanyakan dulu ke diri kita. Apakah jika saya meng-share ini, memposting ini akan bermanfaat bagi orang lain. Apakah akan membawakan dampak dan pengaruh yang baik bagi orang lain. Jadi dengan membangun personal branding yang baik, marilah kita memperbaiki diri dengan melatih skill juga dalam hal bersosial media. Agar apa yang kita bagikan ke orang lain bisa berdampak baik. Dan tentu saja, jika berdampak baik, kita sudah berhasil membangun personal branding yang baik pula.
  3. Passion. Passion berarti hal yang kita sukai, hal yang kita senangi. Dengan mempunyai passion kita akan lebih fokus untuk mengembangkan hal yang kita minati tersebut. Misalnya, aku suka belajar bahasa khusunya bahasa Inggris. Jadi ketika aku sudah mengetahui passion aku, aku jadi bisa membangun personal branding di instagram misalnya, yaitu postingan-postingan yang berbahasa Inggris, tujuannya untuk menyalurkan hobi juga membantu teman-teman dalam belajar bahasa Inggris. Itu hanyalah contoh kecil saja. Namun setiap orang mempunyai passion yang berbeda-beda. Passion kita bisa lebih dari satu. Dengan fokus kepada passion yang kita miliki kita jauh lebih fokus lagi kepada diri kita juga tujuan-tujuan yang ingin kita capai.
  4. Value, atau apa yang membedakan kita dengan orang lain. Apa yang membedakan kalian dengan teman-teman. Mempunyai value diri yang berbeda berarti diri kita menarik. Itulah yang membedakan kita dengan orang lain. Personal branding seperti yang sudah dikatakan di atas bahwa membangun persepsi orang lain terhadap diri kita. Misalnya ketika ada orang yang mengatakan Najwa Shihab. Apa yang terbesit dipikiran teman-teman? Mungkin saja, dia adalah seorang jurnalis, orang yang hebat dalam berbicara, dan seroang aktivis media sosial. Itulah personal branding, ketika orang lain mampu berpresepsi tentang diri kita.

 

Urgensi organisasi sebagai penunjang meraih impian

Sekali-kali janganlah menjadi mahasiswa yang di dalam kelas terus. Organisasi kadang-kadang membuat kita bolos dari kuliah. Kalau kalian masuk ke kampus hanya untuk kuliah, ilmu yang kalian dapat tidak sampai 50 persen. Tapi kalau kalian masuk organisasi, pengalaman organisasi itu menjadi bekal. Organisasi yang membentuk anda. Organisasi yang membentuk anda menjadi seorang pemimpin. Organisasi yang membuat darah anda mendidih menjadi seorang kader. Masuk di organisasi kalian akan mendapatkan pengalaman yang luar biasa yang tidak akan kalian dapatkan di bangku perkuliahan. Dari organisasi, kita akan diajar bagaimana menjadi seorang pemimpin, pembicara, juga bertanggungjawab jika diberikan tugas. Kita diajarkan bagaiamana membentuk sebuah organisasi itu dengan baik, dan mempunyai jaringan yang luas atau pertemanan yang luas. Kuliah memang penting, tapi bukanlah satu-satunya prioritas. Ada kalanya, ada saatnya kuliah itu terasa menjenuhkan, dan di organisasilah kita bisa me-refresh kembali kejenuhan itu.

Orang organisasi itu, dia teladan bagi dirinya. Kalian jadi contoh dulu bagi diri kalian sebelum ke orang lain. Tunjuk dirimu sendiri, jadi teladan bagi dirimu sendiri. Kesuksesan ananda sekalian tidak dimunculkan dari kalian tampil sendiri, tapi kesuksesan itu akan nyaman kalau bersama-sama. Dan ingat kesuksesan kita di kampus tidak pernah terlepas dari kesuksesan orang-orang di sekitar kita. Oleh karena itu perluaslah relasimu, kemudian ambil dan beri manfaat kepada mereka.

 

Belajar efektif dan efisien dalam dunia perkuliahan

Menjadi luar biasa itu tidak mudah. Menjadi luar biasa itu akan menghadapi banyak kegagalan. Menjadi luar biasa jangan berpikir dengan tidur dan dengan bermimpi. Karena pasti butuh usaha kerja keras yang maksimal. Satu kunci untuk belajar efektif dan efisien, yaitu bagaimana anda nyaman dalam belajar. Belajar itu tentang kenyamanan. Karena ketika kita nyaman kita akan mudah dalam memahami dan mengetahui informasi atau pelajaran kita. Modali diri kalian, salah satunya masuk organisasi. Modal kalian adalah kritis, menanggapi segala sesuatu.

Pengetahuan itu tidak pernah lepas dari kegiatan membaca dan menulis. Cukup satu buku untuk  membuatmu jatuh cinta pada membaca. Cukup satu jejer tulisan membuatmu jatuh cinta pada menulis. Jadi bacalah apa yang kalian sukai. Ingat kebiasaan itu tidak akan terbentuk kalau tidak memulainya dari apa yang kalian sukai. Kebiasaan itu prosesnya kan sangat lama. Setelah terbangun kebiasaan membaca, maka tingkatkanlah bacaannya. Cara untuk membangun kebiasaan membaca adalah, setiap hari bawalah buku bersama anda. Meskipun kadang tidak dibaca tapi usahakan selalu dibawa. Bawa terus bukumu maka akan mengacu minat bacamu.

 

CLOSING

Perubahan itu terjadi dalam diri manusia melalui 3 tahap yaitu, alam pikiran, alam perasaan, dan alam realitas. Apa yang ada di kepala kita kan jadi kenyataan. Sesuatu yang tersimpan di kepala kita, dan kemudian kita yakini kebenarannya, dan dijadikan tindakan. Tindakan yang dilakukan secara lama akan menjadi kebiasaan. Dan kebiasaan yang berlangsung sangat lama itulah yang menjadi karakter. Jadi segala sesuatu itu yang tercipta dari alam nyata itu berasal dari alam pikiran seseorang.

Kekuatan berpikir positif itu luar biasa. Kalau dalam pikiran kita kita selalu mengatakan "Ah saya tidak bisa berorganisasi" maka itu yang akan terjadi. Karena kita sudah membentuk mindset itu dalam pikiran kita, dan akhirnya kita menjadikan itu sebuah kenyataan maka itulah yang akan terjadi dalam kehidupan kita jika kita selalu berpikir tidak bisa dan lain-lain yang negatif. Apa yang anda pikirkan itu, itu yang akan datang. Jadi ada hukum alam, seperti magnet. Jadi apa yang kalian pikirkan akan datang dengan sendirinya.

Kalian hari ini, aktifitas hari ini akan menentukan masa depan teman-teman. Oleh karena itu manfaatkan momentum ini ketika anda menjadi seorang mahasiswa.Menjadi mahasiswa itu adalah di mana momentum kalian membeli situasi. Situasi untuk mengasah teman-teman untuk memperdalam disiplin, mengasah kemampuan leadership, mengasah soft skill, public speaking. Di situ teman-teman harus kembangkan. Karena ini yang dibutuhkan di masa depan.


When I was young and free, and my imaginations had no limits. I dream of changing the world. And now as I lay on my death bed, I realize. If I change my self first I can change the world.

 

"Ketika saya masih muda dan imajinasi saya tanpa batas, sata bermimpi mengunbah dunia. Dan sekarang ketika saya lemah terbaring di pembaringan jelang kematian, saya baru tersadar. Apabila saya mengubah diri saya terlebih dahulu maka saya akan mampu mengubah dunia" Prinsipnya yourself. Kita bisa melakukan banyak hal, karena kita mampu mengubah diri kita. Kita bahkan tidak menjadi apa-apa di mata manusia karena kita tidak mampu mengubah. Maka kuncinnya, perbaiki diri. Mulai dari sekarang, kita masih muda. Mulai dari diri kita dengam begitu kita akan mengubah orang lain.


Terima kasih banyak atas waktu, ilmu, pengalaman, dan kesempatan yang diberikan kepada kami, khususnya mahasiswa. Aku sangat beruntung bisa bertemu dengan 3 orang narasumber yang luar biasa. Bukan hanya itu saja, dari ilmu dan pengalaman yang mereka bagikan aku bisa belajar banyak hal dan bisa mendesign diriku mulai dari sekarang. Begitu juga dengan teman-teman, jangan pernah bosan ikut kegiatan seminar, entah yang berbayar ataupun gratis. Selalu ikut jika ada waktu luang, agar waktu luang kalian bisa bermanfaat. 

 

 

 

Komentar

Postingan Populer