ANAK KECIL


Kali ini aku berkesempatan untuk ikut Talkshow. Salah satu talkshow yang sudah lama aku nanti. Talkshow yang membahas tentang komunitas membaca dan literasi di kota ini. Aku pergi dengan dua orang temanku, yang punya latar belakang yang sama denganku, suka baca buku. Di awal, sambil menunggu pemateri kami memotret buku yang kami bawa. Ya, kami membawa buku di manapun kami pergi, bukannya sombong tapi aku senang bisa mempunyai salah satu kebiasaan yang baik ini. Saat itu buku yang aku bawa adalah Berani Bicara, Banyak Mendengar, dan temanku membaawa buku Filosofi Teras dan Bring You Till Jannah. Kami menunggu acara dimulai dengan bercerit sedikit. Saat itu aku membicarakan tentang komunitas yang baru-baru ini aku buat dengan teman-temanku, Curiosite Community namanya, kami akrab memanggilnya dengan sebuatan sisi "CC". CC baru saja dibentuk, dan bisa dibilang masih sangat muda, masa depannya baru saja dimuali. Oleh karena itu, aku pikir talkshow ini bisa memberikan peluang yang besar dan peluang yang baik untuk CC ke depannya. 

"Kamu daftar ke sini atas nama diri sendiri atau komunitas?" Salah seorang teman bertanya kepadaku. Saat mendaftar tadi di meja tamu, aku tidak kepikiran tentang ini. Nanti saat bertemu dia aku baru ingat kalau aku bisa membawa nama CC di sini. Tapi, lagian siapa juga yang tahu CC hummm. Di komunitas kami ada 6 orang. Kami adalah tim. Dan hanya kami berdua saja yang hadir di talkshow ini. Tambah satu orang lagi temanku. 

Ada tiga orang pemateri, mereka adalah orang-orang yang sangat hebat di bidangnya masing-masing. Dari obrolan mereka, aku berpikir bahwa membuat komunitas baca adalah tantangan besar bagi negeri ini, Tapi tidak untuk orang yang berusaha (aseek). Tidak semua orang mempunyai akses dalam bacaan atau akses dalam menerima informasi. Salah seroang pemateri mengatakan "Orang Indonesia bukan orang yang malas membaca, dan juga bukan orang yang memiliki minat baca yang rendah. Melainkan kebanyakan dari kita, belum mendapatkan akses dari bacaan itu". Kita juga harus tahu bahwa setiap umur mempunyai kesukaan dalam buku tertentu. Misalnya anak-anak yang suka membaca buku bergambar. Tinggal kita sebagai orang dewasa yang menyediakan hal tersebut. 

Kami juga bertemu Kepala Dinas Perpustakaan Daerah, dan saat bertanya aku sedikit memperkenalkan CC. Dan dia bilang, datang saja ke perpustakaan dan buat kegiatan komunitas di sana. Tentu saja, kami sangat senang mendengar hal itu. Lepas dari situ, kami pergi ke perpustakaan itu, katanya di sana sangat indah. Saat datang, tidak ada satu pun orang yang membaca, bahkan ruang bacanya di tutup. Pantas saja, ternyata itu baru dibuka, tapi belum diresmikan. Wahh, senang ya, kami orang pertama yang datang, hahahaha. Ternyata di sana, lebih indah daripada yang kami lihat digambar. Aku tidak bisa mendeskripsikannya dengan jelas, kalau ingin tahu, datang saja ke sana. Dan kalian akan terpukau dengan pemandangan cantik kota Palu, dengan langit cerah. Serasa membaca di vila sendiri!!! 

Di tulisan ini aku ingin menyampaikan bahwa, buatlah sesuatu yang membuatmu bahagia dan yaaah orang lain juga. Kenapa, karena ketika kita berkontribusi untuk orang lain kita bisa bermanfaat. Semampu kita saja, mungkin dengan hal kecil. Dan selanjutnya, cobalah untuk bergabung dengan orang-orang yang bisa bekerja sama. Ingat ya, tidak semua harus kamu lakukan sendiri. Ada yang lain yang bisa membantumu. Daaan orang itu, kamu yang tahu.

Komentar

Postingan Populer